Wednesday 08th of September 2010

Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna. Einstein |
|
|
|
|
|
Cerita dari Ranah Minang |
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 07 October 2009 07:08 |
|
Usman Chaniago, supir camat di Payakumbuh, minta berhenti karena akan merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. Mula-mula dia bekerja sebagai tukang kantau di Tanah Abang, setelah dapat mengumpulkan sedikit modal dimulai pula menggelar dagangannya di pinggir jalan di Tanah Abang. Nasib rupanya memihak kepadanya, beberapa tahun kemudian dia berhasil memiliki kios kain di dalam pasar. Dia pun berkeluarga dan memiliki 2 anak. Tahun ini dia membangun rumah di Depok, di lingkungan perumahan dosen UI. Karena tetangganya semua akademisi, macam-macam gelarnya, ada Prof., ada Phd. dll. Usman merasa malu kalau papan namanya tidak tercantum gelar seperti tetangganya. Dibuatlah Papan nama dari perak, dipesan dari Koto gadang, dengan nama DR.Usman Chaniago MSc. Ketika ayahnya datang berkunjung, sambil bangga dia bertanya di mana anaknya kuliah, sebab setahu dia, Usman hanya berdagang. Dengan malu-malu Usman menerangkan gelarnya di papan nama: 'Disiko Rumahnyo Usman Chaniago Mantan Supir Camat.'
|
Menu Utama
Anda Tamu ke
 | Hari ini | 3 |
 | Kemarin | 24 |
 | All | 24178 |
Sedang Online
We have 1 guest online

Powered by Joomla!.
Designed by:
Valid XHTML and CSS.