Friday 10th of September 2010

Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan. Ibnu Mas’u |
|
|
|
|
Mesem-mesem
|
Hamil |
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 07 October 2009 07:13 |
|
Maneh yang asal Aceh telah diperistri oleh Poltak dari Medan. Setelah dua tahun menikah, barulah Maneh hamil. Tentu saja ibu Maneh yang asal Meulaboh senang bukan kepalang dan datang berkunjung ke Medan.
“Akhirnya, kau hamil juga, Nak. Mungkin selama ini Poltak terlalu sibuk, ya...” kata ibu Maneh.
“Iya, Mak. Tapi ini juga karena aparat,” jawab Maneh.
“Lho! Kok bisa!” ibu Maneh terlonjak. Berpikir bahwa anaknya telah dihamili seorang aparat.
“Sekarang mereka rajin sweeping preman di Medan. Makanya Bang Poltak betah di rumah.” |
|
|
Cerita dari Ranah Minang |
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 07 October 2009 07:08 |
|
Usman Chaniago, supir camat di Payakumbuh, minta berhenti karena akan merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. Mula-mula dia bekerja sebagai tukang kantau di Tanah Abang, setelah dapat mengumpulkan sedikit modal dimulai pula menggelar dagangannya di pinggir jalan di Tanah Abang. Nasib rupanya memihak kepadanya, beberapa tahun kemudian dia berhasil memiliki kios kain di dalam pasar. Dia pun berkeluarga dan memiliki 2 anak. Tahun ini dia membangun rumah di Depok, di lingkungan perumahan dosen UI. Karena tetangganya semua akademisi, macam-macam gelarnya, ada Prof., ada Phd. dll. Usman merasa malu kalau papan namanya tidak tercantum gelar seperti tetangganya. Dibuatlah Papan nama dari perak, dipesan dari Koto gadang, dengan nama DR.Usman Chaniago MSc. Ketika ayahnya datang berkunjung, sambil bangga dia bertanya di mana anaknya kuliah, sebab setahu dia, Usman hanya berdagang. Dengan malu-malu Usman menerangkan gelarnya di papan nama: 'Disiko Rumahnyo Usman Chaniago Mantan Supir Camat.' |
|
Bedanya Hitam dan Putih |
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 07 October 2009 07:08 |
|
Suatu hari, Eko seorang mahasiswa peternakan berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya. Eko bertanya dengan takjub:
Eko : "Pak, boleh nanya nih?"
Gembala : "Boleh"
Eko : "Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?"
Gembala : "Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?"
Eko : "Mmm yang hitam dulu deh........"
Gembala : "Oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah"
Eko : "Ooohh....kalo yang putih?"
Gembala : "Yang putih juga...."
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 2 of 3 |
Menu Utama
Anda Tamu ke
 | Hari ini | 25 |
 | Kemarin | 29 |
 | All | 24268 |
Sedang Online
We have 1 guest online

Powered by Joomla!.
Designed by:
Valid XHTML and CSS.